Nee kesempatan baek,Bang Brolang mau cerite,kayak dalang aja nee.Simak baek-baek....cekdisot!
Rafting atau Arung Jeram adalah .....
Apa itu Rafting atau Arung Jeram? Rafting atau arung jeram adalah salah satu kegiatan outbound yang membutuhkan kemampuan fisik dan mental karena adanya tantangan alam. Tentu ada aspek rekreasi dalam olah raga tantangan ini karena lokasi rafting yang kami pilih ,khususnya yang ada di jawa tengah biasanya berada di daerah yang masih hijau dan asri. Anda bisa menikmati pemandangan dan suasana yang alami.
Arung jeram sebagai olah raga grup, amat memercayakan pada kekompakan tim dengan total. kerja sama yang terpadu serta pengertian yang mendalam antar awak perahu, bisa dikatakan sebagai hal penting yang mendukung kesuksesan melalui beragam kendala di sungai. tidak bisa dibantah bahwa arung jeram merupakan olah raga yang penuh efek ( high risk sport ). tetapi demikianlah, tiap-tiap orang dapat mengerjakannya – seandainya dia dalam situasi “baik” ; baik dalam makna pemahaman tehnis, kekuatan membaca medan dengan kognitif, serta sehat fisik serta mental. lantas, arung jeram yaitu olah raga yang menuntut keterampilan. karenanya amat memerlukan waktu untuk berkembang.
![]() |
| Rafting beregu |
Perkembangan ke arah meraih kekuatan yang sempurna, cuma barangkali jika akan pelajari karakter-sifat sungai, dan bersedia melatih diri di area itu. jika butuh mengembangkan pengetahuan mengenai karakter-sifat sungai, harus juga berlatih berdayung, berkayuh di sungai. implikasinya perlu mengembangkan kekuatan fisik, supaya senantiasa meraih situasi seoptimal barangkali. perihal lain yang pantas diingat, yaitu berlatih langkah-cara menghadapi situasi darurat di sungai. perihal ini penting untuk melatih kesiapan, kekuatan serta keyakinan diri, jika memanglah mesti menghadapinya. tema makalah ini memperkenalkan seluk- beluk yang mendasar dari olah raga arung jeram khususkan pemakaian wahana perahu karet beserta peralatannya, pelajari situasi sungai serta tehnis berarung jeram dan menghadapi situasi darurat.
Rileks dan Sensasi Adrenalin ....(Sehat)
Salah satu sensasi yang ditunggu dalam rafting adalah ‘jebakan jeram”. Ketika melintasi jeram, Anda akan berteriak keras, seolah-olah terlepas dari semua masalah. Anda pun akan merasa excited dan stress yang membebani pikiran akan hilang. Bahkan, sekali mengarungi wisata rafting / arung jeram, Anda pasti akan ketagihan. Mengapa? Sensasinya itu loh bisa berbeda-beda walau kita melewati jeram yang sama
Selain jeram ada lagi yang ditunggu yaitu “jebakan boom”, dari ketinggian sekitar 3-4 meter kita akan meluncur bersama perahu bak permadani terbang yang menukik ke bawah. Kalau tidak waspada kita bisa terlempar keluar perahu…hehehe. Seru dan Mengasyikkan…!!!
Seperti olah raga lain, rafting / arung jeram juga bagus bagi kesehatan. Berarung jeram dapat meningkatkan kemampuan atau kapasitas jantung dan paru-paru, kekuatan dan daya tahan otot, serta fleksibilitas sendi bahu dan pinggang. Pastinya kerringat akan keluar dan tubuh menjadi lebih bugar.
Sebagai sebuah olahraga wisata, Rafting mulai dikenal di Indonesia pada pertengahan dekade 90-an. Sebelumnya kegiatan ini lebih banyak dilakukan para pencinta alam. Maka wajar muncul image bahwa arung jeram hanya bisa dilakukan oleh orang yang sudah ahli dan berpengalaman. Faktanya arung jeram ternyata bisa dilakukan oleh siapa saja, asal ada tim pemandu dan rescue (penyelamat sungai) professional yang mendampingi.
Peralatan dan Perlengkapan ....
Peralatan serta perlengkapan yang dipakai dalam arung jeram dibedakan menurut keperluan grup/regu serta lamanya waktu mengarungi sungai, yakni seperti berikut :
•Peralatan regu
1. Perahu karet = Perahu karet ( inflatable raft ) untuk kepentingan olah raga arung jeram, dibikin berbahan karet sintetis sedemikian rupa hingga kuat namun terus elastis. perihal ini ditujukan untuk menahan dari goresan serta benturan batu-batu sungai. bentuk serta rancangan sisi buritan serta baluan dibikin agak mencuat supaya air tidak gampang masuk serta dapat melindungi stabilitas perahu saat melalui ombak besar. umumnya perahu terdiri dari bagian-bagian tabung hawa, perihal ini ditujukan jika di antara tabung perahu bocor /pecah, maka untuk satu waktu spesifik perahu tetap bisa mengapung. ukuran panjang serta lebar perahu umumnya 2 berbanding , serta ini amat bergantung pada kapasitas berat maksimum muatan perahu tersebut.
2. Dayung = Dayung sebagai alat kayuh pada olah raga arung jeram sebisa-bisanya dibikin berbahan yang kuat namun mudah ; contohnya kayu mahogany serta gabungan pada fiberglass serta aluminium. dayung yang dipergunakan oleh awak perahu, panjangnya berkisar pada 4, 5 – 6 kaki. namun biasanya yaitu 5 – 5, 5 kaki. sebenarnya factor penentu ukuran panjang dayung ada tiga perihal, yakni : besar badan serta kemampuan awak, diameter tabung perahu, serta manfaatnya, sebagai pendayung awak atau pendayung kemudi atau kapten. tanpa memandang besar tubuh awak perahu serta ukuran perahu, dayung yang dipakai oleh kapten yaitu 5, 5 – 6 kaki, namun untuk awak perahu ukurannya lebih pendek.
3. Pompa serta peralatan reparasi pompa yang dipakai untuk isi tabung- tabung hawa perahu mesti senantiasa dibawa pada waktu mengarungi sungai. karena perihal itu untuk melindungi apabila hawa dalam tabung-tabung itu menyusut / kempes. ditujukan dengan peralatan reparasi terkait dengan reparasi pompa serta perahu ( dikarenakan sobek, berlubang dan sebagainya ).
4. Tali perahu karet dilengkapi tali type karmantle selama 40 mtr. yang dipakai sebagai : tumpuan kaki, pengaman awak perahu serta tali perioder.
5. Peta sungai. umumnya dipakai yaitu topografi sungai. berguna sebagai panduan memperkirakan kondisi medan serta situasi sungai yang dapat diarungi, juga tempat aliran lebih kurang sungai tersebut.
6. Ember plastik atau gayung. dipakai untuk menimba air yang masuk ke dalam sisi dalam perahu. umumnya pemakaian ember / gayung ini dikerjakan jika air yang masuk tetap relatif sedikit. apabila telah terlampau banyak, untuk membuangnya lebih efektif membalikkan perahu, yang pastinya terlebih dulu perahu tersebut dibawa ke pinggir. pentingnya buang air yang masuk ke dalam perahu ini yaitu supaya perahu gampang dikendalikan.
7. Perlengkapan pppk mutlak mesti dibawa. type serta jumlah obatnya bisa sesuai dengan situasi medan serta keperluan sepanjang mengarungi sungai.
• perlengkapan pribadi
1. Pelampung = type pelampung yang baik serta benar untuk arung jeram yaitu pelampung yang sesuai dengan ukuran postur tubuh, diisi gabus tidak tipis ( bisa berperan sebagai penahan benturan pada benda keras ). kelayakan bisa dilihat dari kualifikasi teruji dalam perihal daya apung untuk berat maksimalnya. untuk kemungkinan menghadapi situasi darurat, butuh dipertimbangkan mengenai pemakaian pelampung dengan tambahan dibagian belakang kepala, supaya kepala terus terapung tengadah, jika saat tidak sadarkan diri. untuk melindungi supaya pelampung tidak naik atau mencuat ke atas waktu dipergunakan, maka sisi bawah pelampung bisa diikat ke pangkal paha atau sisi badan yang lain yang sangat mungkin.
4. Tali perahu karet dilengkapi tali type karmantle selama 40 mtr. yang dipakai sebagai : tumpuan kaki, pengaman awak perahu serta tali perioder.
5. Peta sungai. umumnya dipakai yaitu topografi sungai. berguna sebagai panduan memperkirakan kondisi medan serta situasi sungai yang dapat diarungi, juga tempat aliran lebih kurang sungai tersebut.
6. Ember plastik atau gayung. dipakai untuk menimba air yang masuk ke dalam sisi dalam perahu. umumnya pemakaian ember / gayung ini dikerjakan jika air yang masuk tetap relatif sedikit. apabila telah terlampau banyak, untuk membuangnya lebih efektif membalikkan perahu, yang pastinya terlebih dulu perahu tersebut dibawa ke pinggir. pentingnya buang air yang masuk ke dalam perahu ini yaitu supaya perahu gampang dikendalikan.
7. Perlengkapan pppk mutlak mesti dibawa. type serta jumlah obatnya bisa sesuai dengan situasi medan serta keperluan sepanjang mengarungi sungai.
• perlengkapan pribadi
1. Pelampung = type pelampung yang baik serta benar untuk arung jeram yaitu pelampung yang sesuai dengan ukuran postur tubuh, diisi gabus tidak tipis ( bisa berperan sebagai penahan benturan pada benda keras ). kelayakan bisa dilihat dari kualifikasi teruji dalam perihal daya apung untuk berat maksimalnya. untuk kemungkinan menghadapi situasi darurat, butuh dipertimbangkan mengenai pemakaian pelampung dengan tambahan dibagian belakang kepala, supaya kepala terus terapung tengadah, jika saat tidak sadarkan diri. untuk melindungi supaya pelampung tidak naik atau mencuat ke atas waktu dipergunakan, maka sisi bawah pelampung bisa diikat ke pangkal paha atau sisi badan yang lain yang sangat mungkin.
2. pakaian. pakaian yang pas untuk berarung jeram yaitu pakaian yang sangat mungkin kita terus leluasa dalam bergerak.
3. sepatu membuat perlindungan kaki dari kemungkinan terluka, pakai type sepatu yang bisa membuat perlindungan mata kaki, tetapi pergelangan kaki bisa terus bergerak bebas, terhitung meringankan untuk berenang.
4. helm ( pelindung kepala ) mengarungi sungai berjeram dengan letak bebatuan yang tidak teratur atau sungai dengan derajat kesusahan yang tinggi, helm mutlak dipakai. tujuannya membuat perlindungan kepala dari kemungkinan benturan benda keras. helm yang baik mesti mudah, tahan air serta tidak mengganggu pandangan ataupun gerakan.
5. survival kit perlengkapan survival, mesti senantiasa menempel di badan, namun upayakan jangan sempat mengganggu gerakan kita. umumnya terdiri dari pisau lipat, korek api tahan air, dan lain-lain. sebagaimana dimaksud diatas, lamanya waktu mengarungi sungai juga merubah barang yang perlu dibawa. lantas peralatan tambahan dibutuhkan apabila pengarungan membutuhkan waktu sedikitnya 1 minggu, yakni :
1. handy talky untuk komunikasi dengan tim darat.
2. container kedap air
3. bahan makanan
4. perlengkapan kemah
5. peralatan masak, makan, minum.
Sungai-sungai yang Menarik untuk Menguji Adrenalin Arung Jeram di Jawa Tengah
Olahraga Arus Deras (ORAD) atau sering disebut Arung jeram adalah sebuah olahraga adrenaline yang beraktifitas dipengarungan bagian alur sungai yang berjeram/riam, dengan menggunakan peralatan tertentu, yaitu perahu karet yang direkomenasikan,dayung,pelampung,helmet,carabiner, Throw Rope, Flip Line,pompa,peluit,dry bag dan peralatan safety lainnya. Tujuan berarung jeram bisa dilihat dari sisi olah raga, rekreasi dan ekspedisi.
Berikut tiga lokasi sungai menarik untuk beraktifitas arung jeram di Jawa Tengah yang diurut berdasarkan grade jeram terendah ke grade jeram tertinggi
1. Sungai elo
Lokasi sungai Elo terletak di Kabupaten Magelang yang beralamat lengkap di desa Pare, Blondo kelurahan Mungkid, jawa tengah. Sungai Elo sangat dekat dengan obyek wisata seperti Candi Mendut dan Candi Borobudur. Untuk jarak tempuh bila anda dari kota Jogjakarta adalah sekitar 40 menit . Jeram-jeram yang dimiliki oleh sungai elo adalah jeram-jeram yang mempunyai kelas II sampai dengan III, Sungai elo mempunyai jarak 12 kilometer, dengan waktu untuk melakukan wisata arung jeram sekitar 2,5 jam sampai dengan 3 jam. Bagi anda yang masih pemula sekalipun belum pernah melakukkan arung jeram atau rafting, sungai elo adalah pilihan yang tepat karena tingkat kesulitan dan bahayanya sangat rendah untuk berwisata arung jeram atau rafting bersama keluarga dan teman kantor.
2. sungai progo atas
Lokasi sungai Progo atas terletak di Kabupaten Magelang yang beralamat lengkap di Perumahan Griya Tok Songo Kota Magelang, Jawa Tengah. Sungai Progo Atas sangat dekat dengan obyek wisata seperti Candi Mendut dan Candi Borobudur. Untuk jarak tempuh bila dari kota Jogjakarta adalah sekitar 50 menit. Jeram-jeram yang dimiliki oleh sungai progo atas adalah jeram-jeram yang mempunyai kelas III sampai dengan III+, Sungai progo atas mempunyai jarak 12 kilometer, dengan waktu untuk melakukan wisata arung jeram sekitar 2,5 jam sampai dengan 3 jam. Bagi anda yang masih pemula sekalipun belum pernah melakukkan arung jeram atau rafting, Sungai progo atas adalah pilihan yang tepat karena tingkat kesulitan dan bahayanya sangat rendah untuk berwisata arung jeram atau rafting bersama keluarga dan teman kantor.
3. progo bawah
Lokasi sungai Progo bawah terletak di Kabupaten Magelang yang beralamat lengkap di Desa Klangon perbatasan antara kabupaten magelang dengan yogyakarta, Jawa Tengah. Sungai Progo Bawah sangat dekat dengan obyek wisata seperti Candi Mendut dan Candi Borobudur. Untuk jarak tempuh bila anda dari kota Jogjakarta adalah sekitar 50 menit. Jeram-jeram yang dimiliki oleh sungai progo atas adalah jeram-jeram yang mempunyai kelas III sampai dengan III+, Sungai progo atas mempunyai jarak 16 kilometer, dengan waktu untuk melakukan wisata arung jeram sekitar 3 jam sampai dengan 4 jam. Bagi anda yang sudah pandai tau profesional melakukkan arung jeram atau rafting, Sungai progo bawah adalah pilihan yang tepat karena tingkat kesulitan dengan jeram-jeram kelas tiga atau III.
4. sungai serayu
Sungai Serayu berada dalam Kabupaten Wonosobo - Banjarnegara, Jawa Tengah jika kita dari yogyakarta perjalanan kurang lebih 2,5 jam disana kita akan melewati lereng Gunung Sindoro dan lereng gunung Sumbing yang menyajikan kesejukan dan panorama alam pengunungan. Sungai Serayu mempunyai panjang kira-kira 25 km dengan jeram-jeram kelas III - IV dan jarak tempuh menggunakan perahu selama kira-kira 4,5 - 5 jam pengarungan. petualangan kita akan serasa sempurna bila kita bisa menaklukan sungai serayu wonosobo dengan jeram-jeram yang cukup menantang.
Demikian,sobat Bro Petualang dimanapun sobat berada.Bahasan tentang apa itu rafting atau arung jeram.Untuk informasi selanjutnya tentang paket-paket Rafting dari kami,akan Bang Brolang (Bro Petualang) kupas tuntas pada bahasan selanjutnya.
Thanks to :
Ndoro Dono,raftingkasembonmalang.com,liarclimbing.blogspot.com,trav3nture.blogspot.com
For Reservation IAA of Rafting Adventure Central Java Couverage :
Office : Laskar Iklim Indonesia,Jln.Yudhistira V / 2 Grobogan,Jawa Tengah
Mobile : 081 225 250 89 - 0819 0195 1508








